HomeArtikelArtikel Hari Kedua Tim TATAH 2026 Menyusuri Maestro Ukir Jepara Tim TATAH 2026 Tinjau Progres Pengkaryaan di Jepara Menjaga Nyala Ukir Jepara: Kisah Roni dari Sukodono Tiga Hari Menyusuri Arsip Jakarta: Catatan Riset Susi Ernawati untuk TATAH 2026 Jepara Sebagai Ruang Terbuka Budaya, Narasi Simbolik di Balik Motif Ukirnya Dr. Akhmad Nizam : Membaca Stilisasi Mantingan dalam Tradisi Ukir Jepara Nano Warsono: Ukiran Jepara Bukan Sekadar Keterampilan, Tetapi Bahasa Simbolik Sebuah Peradaban Jepara sebagai Ruang Keragaman: Membaca Identitas Budaya melalui Perspektif Dr. Arif Akhyat Jepara sebagai “Kitab” yang Hidup: Refleksi Kurator dalam Menyusuri Kota Ukir 1678910